Tag: negatif olahraga terlalu berat

Ternyata ada dampak negatif olahraga terlalu berat yang dapat terjadi kalau tidak diwaspadai. Memang olahraga sangat baik dan bahkan sering direkomendasikan oleh para ahli, namun semua hal yang dilakukan secara berlebihan bisa berakibat buruk dan begitu pula dengan olahraga. Jika Anda terlalu sering berolahraga berat, rupanya hal tersebut tidak baik bagi sistem pencernaan. Penjelasannya di bawah ini.

Efek Negatif Olahraga Terlalu Berat Terhadap Sistem Pencernaan

Berdasarkan sebuah penelitian, dikemukakan bahwa olahraga yang terlalu berat misalnya 2 jam setiap hari bisa berakibat buruk pada sistem pencernaan. Aktivitas olahraga yang terlalu berat dapat merusak sel-sel di usus kita sehingga dapat membuat gangguan pada sistem pencernaan baik dalam waktu jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini telah diungkapkan oleh para peneliti olahraga dari Australia.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa efek negatif olahraga terlalu berat bagi kesehatan pencernaan bisa semakin parah apabila berolahraga atau berlari saat suhu tinggi. Selain mengungkapkan bahwa olahraga terlalu berat bisa merusak sel-sel usus, rupanya olahraga berat juga bisa menyebabkan kebocoran pada usus. Pada akhirnya toksin serta bakteri di usus akan mengalir dan berpindah ke darah. Tentunya hal ini bisa memicu berbagai macam penyakit dan tidak baik bagi kesehatan.

Olahraga yang berlebihan juga bisa membuat pengosongan lambung menjadi lebih lambat. Hal ini juga mengganggu penyerapan yang dilakukan oleh usus kecil. Jika Anda berolahraga atau berlari saat suhu panas juga akan semakin memperparah kondisi tersebut.

Tidak tanggung-tanggung bahkan selain masalah pada pencernaan, olahraga yang terlalu berat juga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan lainnya, seperti:

  • Kesehatan jantung yang terhambat
  • Otot sakit dan kelelahan
  • Pembengkakan sendi
  • Masalah tidur
  • Berpengaruh pada kekebalan tubuh
  • Sakit punggung
  • Kesehatan mental, dsb.

Jika Anda tidak ingin mengalami hal-hal tersebut di atas, maka lebih baik lakukan olahraga yang ringan sampai sedang dan tetap santai. Frekuensi olahraga yang ideal dalam seminggu hanyalah 150 menit, itu bisa Anda bagi per hari hanya dalam waktu beberapa menit saja, misalnya setengah jam yang dilakukan secara teratur selama satu minggu sehingga Anda tidak perlu sampai berjam-jam hanya untuk olahraga berat.

Lalu Berapa Lama Waktu Olahraga yang Baik Bagi Sistem Pencernaan?

Lebih baik menghindari aktivitas olahraga yang terlalu berat dengan jangka waktu yang terlalu panjang dan terus menerus. Dampak negatif olahraga terlalu berat pada sistem pencernaan di atas dapat dirasakan ketika Anda berolahraga dengan 60% kadar oksigen maksimum yang berlangsung terus menerus selama kurang lebih 2 jam. Meski Anda berada dalam kondisi fisik atau tubuh seperti apapun.

Pasien yang memiliki gangguan pencernaan juga sebaiknya menghindari olahraga terlalu berat kalau penyakitnya tidak ingin bertambah parah. Ada baiknya melakukan olahraga yang ringan atau sedang sehingga baik bagi pencernaan.

Olahraga-olahraga yang dapat memicu gangguan pada pencernaan antara lain seperti lari marathon dan triathlon. Kebanyakan mereka yang melakukan aktivitas olahraga berat seperti ini bisa mengalami berbagai macam gangguan pencernaan seperti merasa mual, ingin muntah, buang angin, sampai kram perut. Jadi, bagi Anda yang sudah mempunyai gangguan pada sistem pencernaan sebaiknya tidak melakukan olahraga berat semacam itu. Kalau ingin melakukannya bisa konsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Kalau Anda melakukan olahraga berat dan tiba-tiba mengalami gangguan pencernaan seperti merasa ingin muntah ataupun mual, lebih baik Anda langsung berhenti. Setelah itu cobalah untuk beristirahat sambil mengonsumsi cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Demikian informasi mengenai efek atau dampak negatif olahraga terlalu berat terhadap sistem pencernaan. Semoga bermanfaat.

Kesehatan Olahraga